Alhamdulillah… Suami Diterima di KAUST tapi Saya Bagaimana?

Alhamdulillah… Suami Diterima di KAUST tapi Saya Bagaimana?

Ditulis oleh Indah Hermansyah Putri

 

Pertanyaan yang sama yang saya pikirkan dua tahun lalu. Apalagi degan anggapan hidup di Saudi yang panas gersang dan serba “tidak boleh” khususnya untuk perempuan. Butuh lebih dari 6 bulan untuk beradaptasi dengan keadan di sini, namun akhirnya saya mulai bisa menikmati detik-detik berada di KAUST.  Tulisan ini bertujuan untuk membuat para “spouse” yang akan datang ke KAUST mendapatkan bayangan dan dapat beradaptasi lebih cepat.

 

Apa yang menjadi concern para istri? Pertama tentunya kegiatan atau sekolah anak, fasilitas kesehatan, fasilitas belanja (*yes we are women!!), dan aktifitas harian.

 

  1. Kegiatan dan Sekolah Anak

Untuk para ibu muda yang punya anak dibawah 3 tahun, ada beberapa kegiatan yang dapat dilakukan untuk mengembangan kemampuan motorik, kognitif , maupun sosial anak. Dalam seminggu ada berbagai kegitan yang gratis maupun berbayar, seperti Story Time di Library, Daycare, Playgroup, KinderMusic, Swimming, bahkan Baby Yoga. Sore harinya, ibu-ibu bisa membawa anak-anak ke berbagai playground baik indoor maupun outdoor.

Untuk anak di atas 3 tahun, sudah bisa mendaftar ke The Kaust School (TKS) yang merupakan sekolah berstandar internasional dengan Kurikulum IB (International Baccalaureate).  Lebih bersyukurnya, sekolah ini gratis untuk seluruh student dan pegawai KAUST. Untuk infomasi, sekolah dengan kurikulum yang sama di Indonesia, bisa menghabiskan biaya 200-300 juta per tahunnya. Bisa dicek di google dengan entri “sekolah ekspat Jakarta”. Di luar jam sekolah, tersedia berbagai ekskul tambahan, mulai dari seni, dance, music, tekwondo, balet, renang, hingga atletik.

  1. Fasilitasi Kesehatan

Klinik kesehatan di sini bernama “KAUST Health” tersedia di dalam komplek KAUST. Dilengkapi dengan berbagai dokter dengan sertifikasi international. Ibu hanya perlu mengangkat telp untuk membuat appointment, atau buka websitenya dan booking appointment secara online.

 

Untuk kasus yang tidak dapat ditangani di klinik, maka akan dirujuk ke Rumah Sakit Jeddah. Sebagai contoh, untuk kasus saat saya melahirkan anak kedua. Saya cukup datang ke Emergency Room di klinik, lalu dokter jaga akan memeriksa, mempersiapkan ambulance, dan dengan didampingi beberapa perawat mereka mengantarkan saya sampai ke kamar observasi di RS Jeddah. Seluruh dokumen dan riwayat kehamilan diserahkan oleh perawat KAUST. Saya hanya tiduran manis di atas kasur. Suami dan anak kemana? Berhubung tidak boleh ada anak-anak di mobil ambulance maupun di ruang bersalin, maka anak dan suami menyusul dengan mobil pribadi dan menunggu di ruang tunggu. Jadi dengan kata lain, saya melalui seluruh proses kelahiran sendiran.  Alhamdulillah, semua jadi lebih mudah karena didampingi oleh perawat dari KAUST Health.

 

Biaya kesehatan bagaimana? Untungnya semua warga KAUST sudah dilindungan oleh asuransi kesehatan dengan platform yang sangat tinggi. Sehingga seluruh aktifitas kesehatan, mulai demam hingga melahirkan, ditanggung oleh asuransi.

 

  1. Fasilitas Belanja

Ini bagian paling penting untuk para mommy!!! Di dalam Komplek KAUST, tersedia sebuah hypermart yang menyediakan hampir segalanya. Jadi untuk kebutuhan harian, cukup kayuh sepeda 5 menit, sudah sampai di toko serba ada.

 

Bila ingin mencari barang seba murah dengan diskon sampai 95%, tersedia KAUST for Sale “KFS”. Ini adalah group facebook jual beli khusus warga KAUST. Karena pergantian orang di KAUST sangat cepat, banyak sekali barang bekas yang dijual dengan harga sangat murah dan dengan kualitas sangat bagus.  Sekali coba, pasti ketagihan.

 

Ingin dapat ikan dengan harga murah? Melipir sedikit 15 menit ke Thuwal Kota Ikan. Di sana Kita akan menemukan berbagai jenis ikan dengan kualitas lebih segar dan harga sangat murah dibandingkan hypermart KAUST.

 

Mau ke mall tapi nggak punya mobil? KAUST menyediakan bis harian menuju mall-mall besar di Jeddah dengan berbagai tujuan. Cukup duduk manis, dan dalam 1 jam, Anda siap bisa belanja sepuasnya.

 

  1. Kegiatan harian

Sebagai spouse tentunya akan merasa bosan bila stay di rumah selama 24 jam. Oleh karena itu, KAUST menyediakan berbagai kegiatan untuk menghilangkan kebosan para mommy. Mulai fasilitas gym khusus wanita, kolam renang khusus wanita, yoga, hingga zumba. Selain itu, tersedia berbagai kelas bahasa, atau kelas seni yang tersedia setiap semester.

 

Apabila Kamu adalah istri dari employee (postdoc atau pegawai tetap), maka Kamu berkesempatan untuk dapat bekerja di KAUST sebagai PTSA (Part Time Service Agreement). Ada berbagai posisi yang dapat diisi oleh para spouses tanpa melihat latar belakang pendidikanmu. Untuk spouses dari para “student”, tidak diperbolehkan untuk bekerja di KAUST. Ini peraturan baru sejak 2017. Jadi mungkin bisa menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan yang saya sebutkan sebelumnya.

 

Bila istri ingin ikut sekolah bisa nggak? Tentu saja. Siapa saja boleh mendaftar sebagai student di KAUST asalkan lulus seluruh tahap seleksi. Bila Anda memiliki background Ilmu Sosial, maka bisa melipir 45 menit ke King Abdullah Economic City, terdapat Mohammad Bin Salman College for Business and Entrepreneurship (MBSC) yang merupakan sekolah bisnis yang berstandar internasional.

 

What to do in the weekend? Kalo Anda muslim, tentunya bisa kapan saja ke Mekkah/Madinah untuk beribadah. KAUST menyediakan bis mingguan untuk tujuan Mekkah dan Madinah. Bila memutuskan stay di dalam KAUST selama weekend, maka bisa memanfaatkan fasilitas rekreasi yang ada, seperti pantai, kolam renang, atau taman bermain anak-anak.

 

 

Pada akhirnya, tinggal di KAUST akan menjadi sebuah pengalaman berharga untuk keluarga kita. Anak-anak dibesarkan dalam sebuah lingkungan yang aman, dengan fasilitas pendidikan yang sangat baik, serta terbiasa bergaul dengan komunitas yang berasal dari berbagai penjuru dunia. Untuk Kamu dan pasangan sendiri, pengalaman spiritual dengan lokasi yang sangat dengat dengan Masjid Haram dan Masjid Nabawi akan menjadi kenikmatan sendiri yang akan dirindukan. Terakhir dan terutama, Anda akan menemukan sebuah keluarga baru sebangsa dan setanah air, yaitu komunitas KAUSTINA.

10 thoughts on “Alhamdulillah… Suami Diterima di KAUST tapi Saya Bagaimana?

  1. Terima kasih untuk sharingnya bu, maaf saya ingin bertanya untuk biaya hidup istri apakah dari kaust menyediakan tunjangan untuk anak istri student bu? Terima kasih sebelumnya

    1. 1. Ada tunjangan tiket pesawat untuk istri, sebesar 16-an juta IDR per tahun. Dapatnya berupa uang tunai. Terserah mau dipakai mudik atau nggak.
      2. Tunjangan yang sama seperti no. 1 untuk anak hanya sekian persen, 25% dari 16-an juta. Lebih dari lumayan. Tergantung usia anak juga persentasenya.
      3. Tunjungan harian atau bulanan tidak ada. Murni gaji student saja. Gaji student 30-an juta IDR/bulan ini sudah sangat lebih dari cukup untuk satu keluarga.

    1. Halo Aida, masing-masing, tenanglah KAUST ini kaya nian. Takde kampus melebihi KAUST mengenai kebaikan ini. 🙂 Semoga beruntung.

    1. Takda batasan usia, tapi secara statistik takada PhD student <35 tahun yg diterima di KAUST.
      Baca kaust.edu.sa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *