Ela Nurlaela: Masuk KAUST dengan “Wildcard Ticket”

Oleh: Ela Nurlaela, Alumni PhD program di Chemical and Biological Engineering.   Setelah sebelum-sebelumnya membaca kisah sukses teman-teman yang lain masuk KAUST, saya ingin bercerita tentang proses mengharu biru proses saya daftar sampai diterima di KAUST. Saya masuk KAUST ketika beasiswa LPDP dan beasiwa-beasiswa lainnya belum menjamur seperti sekarang. Kalaupun…

Gabriella Lestari: 5 Hal yang Kupelajari Selama Tinggal di Timur Tengah

Tulisan ini ditulis oleh salah satu alumni kita, Gabriella Lestari dan dipublikasikan di indonesiamengglobal.com (LINK). Profil alumni kita: Gabriella memulai pendidikan tingginya di Green River Community College yang kemudian transfer ke University of California, Berkeley (UC Berkeley), California untuk menyelesaikan sarjananya. Setelah menjadi visiting researcher 6 bulan di Georgia Institute…

Irmandy Wicaksono: Pergi untuk Kembali (ke Swiss)

Ditulis oleh: Irmandy Wicaksono, Intern Student periode 1 November 2015 - 31 Maret 2016 Saya Irmandy, mahasiswa Master in Electrical Engineering and Information Technology di ETH Zürich, Swiss. Interest saya beragam dari flexible/soft electronics sampai wearable systems. Banyak orang yang bertanya-tanya mengapa saya bisa memutuskan untuk 'istirahat' dari studi Master saya sementara…

Andika Perbawa: Praktisi yang Kembali ke Bangku Kuliah, Fall 2016 (Gelombang 1)

Ditulis oleh: Andika Perbawa (PhD Student di Earth Science & Engineering, Fall 2016) Disclaimer: Sampai tulisan ini dipublikasikan (5 Maret 2016), yang bersangkutan masih sedang mengurus keperluan VISA. Andika akan direncakan tiba di KAUST pada Agustus 2016. Pada kesempatan kali ini saya ingin sedikit share tentang pengalaman saya mendaftar ke…

Wisudawan "perdana" asal Indonesia: Perdana Karim Prihartato, PhD

Alhamdulillah, seorang putra Indonesia bernama Perdana Karim Prihartato berhasil mendapatkan gelar doktor (PhD) dari King Abdullah University of Science and Technology (KAUST), Arab Saudi, pada 12 Desember 2014. Perdana boleh juga disebut sebagai lulusan "perdana" - wisudawan asal Indonesia yang pertama kali mendapatkan gelar doktor dari KAUST. [caption id="attachment_1858" align="aligncenter"…

Kisah Sukses Masuk KAUST

Ditulis oleh Wandi Wahyudi Education is the most powerful weapon to change the world Banyak sekali yang bertanya gimana cara daftar beasiswa ke King Abdullah University of Science and Technology (KAUST), mulai dari menemukan Professor, proses pendaftaran online di Portal sampai hal-hal lainnya. Sebetulnya saya enggak pernah berpikir sebelumnya bahwa…