Disertasi Doktoral: Selamat untuk Dr. Pulungan!

Disertasi Doktoral: Selamat untuk Dr. Pulungan!

Ditulis oleh: Arief Yudhanto, Research Scientist di COHMAS Lab

KAUST, 19 Desember 2019.

Selamat Dr. Ditho Ardiansyah Pulungan! 

Tiga bulan berselang, satu lagi putra Indonesia meraih gelar doktor dari KAUST. Kali ini, Ditho Ardiansyah Pulungan yang akrab dipanggil “Ditho” (atau “Ardi” oleh keluarganya) sukses mempertahankan disertasi berjudul “Predictive Micro- and Meso-Mechanics Damage Models for Continuous Fiber-Reinforced Thermoplastic Composites”. Disertasi ini ditulis dari hasil-hasil risetnya di COHMAS (Composites Heterogeneous Materials Analysis and Simulation) Laboratory dengan promotor utama Prof. Gilles Lubineau (Mechanical Engineering Program). Tidak tanggung-tanggung, penguji disertasinya adalah pakar dengan ragam latar belakang: Prof. Bryan Moran (ketua komite; Dekan Urusan Akademik yang juga pakar metode elemen hingga nonlinear dan mekanika retak), Prof Carlos Santamarina (Wakil Direktur Pusat Riset Rekayasa Perminyakan Ali I. Al-Naimi – ANPERC, yang juga pakar geomekanik), Dr. Carlos González (pakar mikromekanika komputasional dari IMDEA, Spanyol) dan Dr. Recep Yaldiz (Staf Scientist bidang teknologi thermoplastic composites dari Saudi Arabia Basic Industry Corporation – SABIC, Belanda). Sidang disertasi dilakukan pada 27 November 2019 pukul 14:30.

Kehidupan manusia seringkali bersentuhan dengan komponen/struktur berbahan plastik: botol minuman, handphone, motor, mobil, hingga pesawat terbang. Plastik (atau bahan lunak lain) yang diperkuat dengan serat (atau partikel) berkekuatan tinggi dinamakan komposit. Ramai orang mengenal dua jenis plastik: thermoset (plastik yang sekali mengeras tak dapat didaur ulang karena mengalami cross-linking – prosesnya irreversible) dan thermoplastic (plastik yang dapat diproses ulang – prosesnya reversible). Ditho memberikan kontribusi di bidang thermoplastic composites, khususnya polypropylene yang diperkuat dengan serat gelas (glass/polypropylene atau GFPP) yang diaplikasikan untuk struktur mobil dan elektronik. Kerusakan GFPP sangat sulit diprediksi, dan Ditho mengusulkan model (dalam kerangka metode elemen hingga) skala mikro dan meso agar dapat memprediksi kerusakan (damage) dan kegagalan (fracture) untuk GFPP secara akurat.

Pada model skala mikro (di mana serat, matriks dan antarmuka dimodelkan secara eksplisit), Ditho menggabungkan sejumlah strategi mutakhir agar modelnya dapat memprediksi sifat mekanik lembaran komposit secara akurat. Strategi pertama adalah penentuan ukuran elemen yang dianggap representatif (representative volume element – RVE) menggunakan fungsi probabilitas dua-titik dan stabilisasi harga eigen dari tensor elastik. Setelah ukuran elemen ditentukan, Ditho memasukkan pengaruh viskoelastisitas dan viskoplastisitas agar modelnya mampu memprediksi respon mekanik GFPP ketika terkena laju regangan tinggi. Di samping itu, ia juga mengusulkan kondisi batas yang berhasil memprediksi kurva tegangan-regangan GFPP yang dikenai beban geser sebidang (in-plane shear). Pada model skala meso (komposit dimodelkan sebagai lapisan bertumpuk – laminat), Ditho mengusulkan strategi pragmatis untuk memprediksi laminat yang arah seratnya off-axis (seratnya tak searah dengan pembebanan). Topik ini cukup menantang: model-model kerusakan yang selama ini diusulkan orang ternyata belum mampu memprediksi perilaku laminat off-axis dengan baik karena kerusakan progresif dari confined ply (lapisan terhimpit) belum diperhitungkan. Ditho kemudian membagi kerusakan progresif dalam modelnya menjadi dua rejim, yaitu kerusakan difusi dan kerusakan transversal. Ternyata, strategi ini terbukti mampu memprediksi laminat off-axis secara akurat. Perlu dicatat bahwa kedua modelnya telah terkalibrasi dan tervalidasi dengan hasil eksperimen sehingga tidak diragukan lagi keabsahannya.

Alur Pemodelan Material Komposit dengan Serat 🙂

Ditho Ardiansyah Pulungan menyelesaikan S1 dari Teknik Penerbangan (sub-jurusan: Struktur Ringan dan Material), Institut Teknologi Bandung ITB pada 2010, S2 dari KAIST, Korea Selatan, 2012 dan S3 di KAUST sejak 2013. Di KAUST, Ditho didampingi istri, Dea, dan dua putrinya, Farra dan Sarah. Dari disertasinya, Ditho telah menerbitkan dua paper internasional di International Journal of Solid and Structures dan Polymer Testing sebagai penulis pertama, dan tengah menunggu hasil review untuk tiga paper lainnya. Selain itu, Ditho juga menjadi penulis pendamping untuk sejumlah paper di bidang polimer dan adhesive bonding.

Sukses berkiprah di dunia internasional, Bang Ditho!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *