Mengurus Visa Bekerja ke KAUST

Mengurus Visa Bekerja ke KAUST

Mengurus Visa ke KAUST, oleh Viko Ladelta (Postdoctoral Research Fellow at Polymer Synthesis Laboratory)

*Admin: Visa kerja berupa skilled imigrant sebagai peneliti di KAUST bukan pekerjaan umum.

Part 1. Agen Visa

Satu hal yang pasti akan kita temui jika bepergian ke Arab Saudi, apalagi untuk tujuan bekerja adalah menemui birokrasi yang berbelit-belit, lamban dalam melayani, acuh bernada memerintah, dan kurang efisien. Ini adalah kenyataan. Terlepas dari fakta bahwa di sanalah Islam berasal dengan dua tanah sucinya. Bukti sederhananya dapat ditemui di internet. Sedikit sekali informasi tentang syarat-syarat pengurusan visa, biayanya, lama pengurusannya hingga jenis-jenis visanya. Website kedutaan Arab Saudi di Jakarta memang sudah ditampilkan dalam dua Bahasa, tapi miskin informasi. Karena itu, biasanya pengurusan visa Saudi harus menggunakan agen. Agen inilah yang akan berhubungan langsung dengan kedutaan. Sebelum masuk ke pembahasan mengenai prosedur pengurusan visa, saya mau berbagi informasi tentang agen-agen visa Saudi yang saya ketahui. Semoga informasi ini bermanfaat untuk mereka yang ingin mendapatkan visa Saudi nantinya. Catatan redaksi: KAUST bukan tempat promosi agen visa yang ada, oleh karenanya, silakan kontak yang bersangkutan di viko.ladelta{at}kaust.edu.sa.

 

Part 2. Persyaratan Visa

Berdasarkan penelurusan saya di internet, tidak ada informasi yang jelas mengenai persyaratan visa ke saudi arabia. Website kedutaannya sendiri tidak menuliskan hal tersebut. Ada beberapa blog yang menampilkan persyaratan visa dari agen yang pernah mereka pakai. Masalahnya, persyaratan visa kerja, misalnya, tidak bisa disamaratakan begitu saja. Dalam hal kasus saya, postdoctoral fellow tidak serta merta sama syaratnya dengan pelaut atau yang akan kerja di industri. Demikian juga persyaratan untuk anak dan istri yang akan mengikuti kita. Saya berharap melalui tulisan ini bisa membantu rekan-rekan pembaca yang akan mengambil kesempatan postdoc di Arab Saudi. Pada prinsipnya, semakin lengkap dokumen yang kita serahkan ke kedutaan, makin lancar urusan visa kita tersebut.

 

Persyaratan visa untuk postdoc adalah sebagai berikut.

  1. Passport yang masih berlaku, biasanya lebih dari enam bulan. Passpot ini harus  memiliki nama dengan 3 suku kata. Nama tersebut harus sesuai dengan semua identitas dan dokumen kita lainnya seperti ijazah, KTP, KK, dan SIM. Jika nama asli kita hanya 2 suku kata, maka bisa diminta penambahan nama passport di kantor imigrasi. Saya melakukan penambahan nama di kantor imigrasi kelas 1A padang dengan membayar uang kalau tidak salah 20 ribu untuk membeli surat pernyataan permintaan penambahan nama. Tambahan nama yang diajukan adalah nama asli kita bin nama ayah. Penambahan nama tersebut akan dituliskan di halaman catatan pengesahan (endorsement) pada passport sehingga untuk semua urusan kita selanjutnya halaman ini harus selalu disertakan.
  2. Ijazah S1, S2 dan S3. Untuk ijazah S1 dan S2 di Indonesia biasanya sudah ada yang berbahasa inggris. Jika belum berbahasa inggris maka harus diterjemahkan dulu oleh penerjemah tersumpah ke bahasa arab dan dilegalisir di departemen luar negeri, DIKTI dan departemen hukum dan HAM. Terakhir dilegalisir ke kedutaan Arab Saudi. Untuk ijazah S3 saya, meski telah berbahasa inggris, tapi karena diterbitakn oleh kampus di luar Indonesia (Osaka Univesity Jepang), maka harus dilegalisir dulu di kedutaan Arab Saudi Tokyo dan departemen luar negeri Jepang di Tokyo. Untuk legalisir ini kita bisa menggunakan jasa agen tertentu yang memang ditunjuk resmi oleh konsul dan atase kebudayaan kedutaan arab saudi di Jepang. Pertama, hubungi dulu pihak agen di Jepang (namanya Cutbell International Legal Office) dan sampaikan kebutuhan kita. Ijazah untuk postdoc diminta untuk dilegalisir oleh konsuler (consular section) dan atase pendidikan dan kebudayaan (educational and cultural section) Arab Saudi Tokyo. Setelah itu mereka akan membuatkan invoice biaya jasa tergantung pada berapa lembar dokumen yang akan di legalisir. Pihak agen kemudian akan meminta kita menghubungi kampus kita di Jepang untuk menerbitkan surat keterangan lulus terbaru (certificate of graduation) dan mengirimkannya langsung ke alamat Cutbell di Tokyo. Ketika Cutbell sudah mengirinkam semua dokumen yang diperlukan ke kedutaan Saudi, pihak kedutaan akan melakukan konfirmasi langsung ke fakultas yang menerbitkan certificate of graduation tentang keaslian dokumen tersebut. Biasanya legalisir ini selesai dalam 3 hari termasuk cap dari deplu jepang. Hasilnya akan dikirim dengan kurir sesuai yang kita minta. Ada 3 pilihan, EMS, DHL atau fedex. Pembayaran jasa agen yang paling nyaman adalah dengan meminta teman di Jepang untuk mentransfer sejumlah uang ke rekening Cutbell melalui akun JP Bank mereka atau kita harus membayar melalui transfer internasional.
  3. Jika kita akan membawa anak dan istri, maka diperlukan surat nikah dan akte kelahiran anak. Kedua dokumen ini harus diterjemahkan ke bahasa Arab oleh penerjemah tersumpah, kemudian dilegalisir di depkumham dan deplu. Semua proses ini bisa diserahkan ke lembaga penerjemah seperti comdengan membayar sejumlah uang. Setelah prosesnya selesai, dokumen dilegalisir kembali di kantor yang menerbitkan surat nikah (KUA) tempat kita menikah dan catatan sipil yang menerbitkan akte kelahiran anak. Terakhir dokumen dilegalisir ke kedutaan Saudi di Jakarta.
  4. Surat keterangan catatan kepolisian (SKCK). Bisa didapatkan dari POLDA masing-masing. Tidak harus yang diterbitkan oleh mabes POLRI karena terbitan POLDA sekarang sudah dua bahasa. Pengurusannya juga cepat dan syarat-syaratnya jelas. Bila semua dokumen lengkap kita bisa mendapatkan SKCK ini kurang dari 1 jam.
  5. Kartu keluarga (KK).
  6. Calling visa dan Power of Attorney Letter. Keduanya didapatkan dari kampus yang mengundang di Arab Saudi. dokumen ini dikirim via email setelah kita selesai medical checkup GAMCA dengan hasil fit. Print kedua dokumen tersebut untuk disubmit ke kedutaan.
  7. Medical checkup GAMCA. GAMCA adalah organisasi khusus yang bertindak sebagai operator medical checkup bagi mereka yang ingin bekerja di negara-negara GCC. GAMCA menaungi sejumlah klinik yang semuanya berlokasi di Jakarta, dan ada satu di Surabaya. Medical checkup harus dilakukan di salah satu klinik yang dinaungi GAMCA, artinya harus datang sendiri ke Jakarta. Pertama mendaftar ke GAMCA di gedung STIKES Binawan Jl. Kalibata Raya 1 Jakarta Selatan. Dari sana data kita akan diinput ke komputer mereka lalu kita akan diarahkan untuk checkup di klinik yang mereka tunjuk. Ini tergantung keberuntungan, karena ada klinik yang bobrok dan jelek pelayanannya tapi ada juga yang bagus dan professional. Saya beruntung dapat klinik yang bagus dan dekat dengan kantor GAMCA, yaitu klinik Amalia  di jalan Sartika. Hasil dari medical checkup bisa diketahui esok harinya sekitar jam 10 dengan menelpon atau sms WA ke nomor klinik Amalia. Jika hasil kita fit, bisa langsung datang untuk mengambil hasilnya. Yang mereka serahkan adalah copy carbon berwarna kuning. Kertas ini, bersama semua semua dokumen lainnya harus dibawa ke kantor enjaz online bijac di sebelah kedutaan Saudi untuk dienjaz online. Setelah online kita akan menerima selembar kertas keterangan bahwa semua data kita sudah dionlinekan. Mintalah 2 lembar kertas ini dan bawa salah satunya ke klinik Amalia untuk mengambil hasil medical chekup yang asli yang akan diserahkan ke kedutaan. Biaya medical checkup untuk satu orang adalah 1 juta rupiah.
  8. Surat kontrak dengan kampus di Saudi. Surat ini dikirim via email oleh kampus yang bersangkutan, jadi tinggal di print saja.
  9. Pass photo berwarna (warna apa saja), ukuran 4×6 4 lembar.

 

Semua dokumen yang disebutkan, asli dan foto copynya diserahkan ke kedutaan setelah kita enjaz online di kantor bijac. waktu untuk penyerahannya mulai 9.30sampai 12.30. setia harinya ada banyak pelamar visasehingga antrian di sepanajang trotoar depan kedutaan bisa panjang sekali. datanglah lebih awal agar dapat urutan depan.

 

Part 3. Tahapan Pengurusan Visa

Semua dokumen yang disebutkan pada posting terdahulu harus di enjaz (entry) online di kantor enjaz online bijac. Dokumen-dokumen tersebut harus di serahkan asli dan foto copynya. Petugas bijac akan memeriksa kelengkapan dokumen kita dan menanyai jenis visa yang ingin kita urus. Jika menurut mereka semua dokumen yang ibutuhkan suah lengkap, baru mereka akan melakukan enjaz online. Kita akan diminta membayar 1,3 juta rupiah tunai dan menunggu sekitar 15 menit. Setelah mereka selesai melakukan enjaz. Semua dokumen kita akan dikembalikan beserta selembar print out hasil enjaz online yang berisikan data-data pokok kita dengan barcode di sudut kiri atas. Barcode inilah yang menjadi kode identifikasi dari semua data yang kita akan masukan ke kedutaan. Barcode ini juga yang harus diperlihatkan ketika mengambil hasil asli medical checkup (lembaran berwarna putih) di klinik yang sudah kita datangi. Ambillah hasil medical checkup segera setelah enjaz online di Bijac.

 

Perlu diketahui, waktu untuk penyerahan dokumen permohonan visa setiap hari kerja mulai 09.30 sampai 12.30 WIB. Setiap harinya ada banyak pelamar visa sehingga antrian di sepanjang trotoar depan kedutaan bisa panjang sekali. datanglah lebih awal agar dapat urutan depan. Sebelum masuk ke kedutaan kita akan menemui pengamanan berlapis mulai dari luar pagar antrian, pintu gerbang security, metal detector dan pemindaian sinar-X hingga pemeriksaan ID. Saya kurang pasti mengenai berapa lama setelah kita memasukkan dokumen ini visa kita bisa dapatkan karena waktu itu saya melewati jalur khusus. Ada yang bilang 1 hari, tapi kebanyakan mengatakan 3 hari. Ini bisa ditanyakan langsung ke petugas di kedutaan.

Gambar 1. Gedung Kedutaan Arab Saudi di kawasan kuninggan Jakarta Selatan, dengan bendera hijau didepannya.
Gambar 1. Gedung Kedutaan Arab Saudi di kawasan kuninggan Jakarta Selatan, dengan bendera hijau didepannya.

 

Gambar 2. Suasana antrian di depan kedutaan Arab Saudi dengan pengamana super ketat
Gambar 2. Suasana antrian di depan kedutaan Arab Saudi dengan pengamana super ketat.

 

Gambar 3. Jalur antrian untuk pemohon visa menuju gerbang security.
Gambar 3. Jalur antrian untuk pemohon visa menuju gerbang security.

Jalur khusus.

Ini adalah privilege yang diberikan untuk keluarga yang akan mengikuti kita pindah ke KAUST. Menurut aturan yang berlaku, istri dan anak dari orang yang akan bekerja di Arab Saudi baru bisa datang ke Saudi setelah sang suami datang lebih dulu ke Saudi dan mendapatkan Iqama/resident card Saudi. Sebab untuk datang ke sana harus ada sponsor/pengundang, sementara perusahaan atau tempat kita bekerja hanya bisa mengundang orang yang dipekerjakannya. Ini artinya yang bisa mengundang anak dan istri adalah suami, dengan syarat telah memiliki iqama Saudi.

 

Hal yang berbeda berlaku di KAUST. Jika kita menyampaikan bahwa kita inign datang bersama keluarga, KAUST akan mengeluarkan undangan (calling visa) untuk atas nama kita disertai keterangan datang bersama keluarga. Pada kenyataannya undangan seperti ini masih belum bisa digunakan untuk mengurus visa anak dan istri di kedutaan Saudi Jakarta karena dianggap tidak resmi. Di sinilah nanti KAUST akan bertindak melalui KAUST embassy relations teamnya untuk melobi langsung ke konsul/wakil konsul di kedutaan. Sepertinya lobi pihak KAUST ini memang sangat powerful, terbukti setelah itu pihak kedutaan mengeluarkan izin khusus untuk saya dapat masuk ke gedung kedutaan, bertemu dengan sekretaris konsul dan wakil konsul, mempersilahkan saya untuk mengenjaz dokumen-dokumen milik istri dan anak di Bijac, kemudian memberikan persetujuan untuk pencetakan visa di passport istri dan anak saya. Semua proses ini sebetulnya bisa selesai satu hari, bisa ditunggui. Hanya saja waktu itu saya terlambat memasukkan hasil medchekc yang asli sehingga visa istri dan anak baru dikeluarkan keesokan harinya. Selama proses itu saya mendapat perlakuan yang ramah dari pihak kedutaan. Alhamdulillah, memang rezeki kami untuk berangkat bersama.

 

40 thoughts on “Mengurus Visa Bekerja ke KAUST

  1. Berapa lama biasanya dari pihak KAUST (baik itu admission commitee atau professor), memberikan waktu kita untuk pengurusan Visa, dan segala keperluan administrasi lain, sebelum berangkat ke KAUST?

    trims

  2. assalamualaikum..pak fariz saya mau mengurus visa bekerja di saudi arabia lewat agency, bagaimana procedure nya dan siapa orangnya yg bisa saya contact untuk mengurus segala sesuatu nya, terimakasih

  3. saya mau tanya untuk tes kesehatan apa aja ya mas? apakah tes fisik dan juga lab yang termasuk didalamnya tes hiv dan hepatitis b? atau hanya medical check up biasa? terimakasih

  4. maaf sebelum nya, saya mau tanya, caranya dapat calling visa di saudi arabia sendiri untuk saat ini tahun 2016,ngimana pak farizal, ada orang saudi mau ngirim calling visa untuk saya, bukan perusahaan visa pribadi, tapi dia bilang di saudi visa tidak tersedia. gimana caranya pak farizal. mohon informasinya, terimakasih, di tunggu jawaban nya pak farizal.

    1. Kontak perusahaan yang memperkerjakan Bapak (visa kerja) atau saudara (visa kunjungan keluarga) atau daftar umrah/haji (visa haji).Thanks.

  5. Met pagi pak Farizal Hakiki. Nama sy Imam Sayekti, JaTeng. Begini pak. Sy sudah dlm masa Calling Visa di Madinah, Saudi sebagai TKI. Menurut teman sy yg di Madinah, Majikan disana hanya menunggu SMS atau CALLING dari kantor Hukumah disana. Nah pertanyaan sy, apakah yg dimasudkan dengan SMS/CALLING WAITING kpd majikan sy itu oleh kantor Hukumah/Jawazat itu?. Dan biasanya Berapa Lamakah Proses Calling itu?. Terima kasih atas jawabannya. Wassalamu’alaikum.

    1. Biasanya 2 minggu hari kerja. Bukan SMS/Calling via handphone Pak. Calling ini artinya “Surat Untuk Mengundang (Memanggil) Orang Non-Saudi ke Negara Arab Saudi”. Kalau Calling Letter (Surat Panggilan) ini sudah dikeluarkan oleh Kantor Hukum sini, barulah surat tersebut akan disampaikan ke Bapak melalui penanggung kerja. Baru deh, Bapak menggunakan surat itu untuk mengurus VISA di Indonesia. Sukses!

  6. Pak Fariz saya sudah dapat offer letter utk bekerja di perusahaan di Riyadh. Perusahaan ingin saya mengurus commercial visa, persyaratan apa saja utk mengajukan commercial visa? Ada agen yg bisa membantu utk mengurus commercial visa ga pak? Kalau ada tolong di share contact person/ contact numbernya. Terimakasih sebelumnya.

  7. Terimakasih, alamat email Pak Fariz yang mana? Karena saya sudah check tapi tidak tertera dihalaman ini. Terimakasih sebelumnya.

  8. Selamat siang pak Fariz, yang mau sy tanyakan apa sajakah persyaratan yg harus dimiliki bagi org indonesia yg ingin kerja menjadi guide umroh /muthowwif???

  9. pak farizal,
    saya di hire oleh salah satu perusahaan Eropa, dan di tempatkan di Dammam. Hal yang ingin saya tanyakan adalah, :
    1. dokumen apa saja yg di harus perusahaan kirim ke saya utk mengurus visa di kedutaan saudi di jakarta.?
    2. dokumen pribadi saya yg harus saya siapkan selain passport?

    terimakasih atas perhatiannya.

    1. Tolong kontak perusahaan Bapak untuk segera urus Calling Visa. Selanjutanya silakan berkomunikasi dengan HR perusahaan. Terima kasih.

  10. Saya sudah di hire dan sudah tanda tangan kontrak untuk bekerja di Saudi. Permasalahannya adalah saat ini mereka sedang mengurus calling visa (working visa) yang sudah satu bulan masih belum keluar. Berapa lama kah proses normal dari pemerintah Saudi mengeluarkan visa tersebut, setelah pihak employer kita mengajukan?
    Terima kasih

  11. saya mau tanya untuk urus visa ke saudi itu berapa harga nya apa saja persyaratanya dan berapa harganya untuk pelaut??terima kasih

  12. Selamat siang pak, infonya bagus sekali. Saya ingin sekali kerja di arab atau di qatar, bagaimana ya dapat informasi mengenai lowongan kerja di sana?

  13. Assalamnualaikum.nama saya sari visa saudi untuk bekerja sudah ada paspor dan dokumen lain sudah ada semua tinggal penwrbangan nya saja.beberapa kali di back up dengan suayu agen tpi agen tidak bertanggung jawab hilang..tlg bantu saya inngin bekerjas dan bos saya juga suda menungu.

    1. Biasanya saya langsung ke enjas yang disamping kedubes saudi.. disana ada pak ali ambaddar yang biasanya membantu..

  14. Selamat siang pak farizal….saya mau bertanya pak,kira-kira berapa lama visa kerja ke arab saudi selesai? Udah satu minggu perusahaan saya belum juga kasih kabar,intinya semua persyaratan udah komplit dan tinggal nunggu visa saja,trimakasih atas perhatianya.

  15. Selamat siang, saya ingin bertanya apakah untuk pengurusan visa dapat di lakukan sendiri atau harus melalui agen?

    Terima kasih

    Imron

    1. Kalau bisa dengan agen kenapa gak? Kan lumayan kita gak repot, toh KAUST akan membayar semua biaya relokasi/visa.

      KAUST is fucking damn rich! 🙂

  16. Nama saya misalkan di paspor ABDI ALIMUDIN tp di KTP, KK dan Document lain ABDI A, intinya dipaspor dipanjangin inisial bapak saya yaitu ALIMUDIN..
    mohon info dan solusinya agar pembuatan visa kerja dan izin tinggal lancar.. terima kasih..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *